Roh Kudus, Roh yang Memberi Daya Semangat





Saat saya selesai mengikuti Perayaan Ekaristi, di depan pintu keluar gereja, ada petugas yang menyebarkan brosur berisi ajakan untuk mengikuti Seminar Hidup Dalam Roh Kudus, petugas dengan pandainya berkisah membujuk supaya dapat ikut SHDR (Seminar Hidup Dalam Roh Kudus). Ayo, bapak atau ibu ikut seminar ini luar biasa lho, lihat dan rasa sendiri hasilnya lho setelah ikut seminar!

Mengucapkan Terima Kasih dan Bersyukur Selalu





Ada seorang tentara yang terkena luka akibat pertempuran sehingga harus dioperasi mulutnya. Pada saat seorang dokter sebut saja dr. Yohanes menyelesaikan operasi  pasien, dokter tersebut meminta pasien mengatakan sesuatu, rupanya pasien tersebut menuruti apa yang diminta dokter tersebut dengan berujar  dr.  Yohanes, saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur dapat berbicara kembali”.

Yesus Gembala Baik yang Mengumat




Dalam Gereja Katolik, ada minggu panggilan yang tentunya berkaitan dengan panggilan untuk menjadi imam, biarawan, biarawati, hal ini juga Gereja Katolik mencanangkan sebagai tahun hidup bakti. Pada suatu kali ada seorang imam yang memberikan rekoleksi panggilan, imam tersebut melontarkan pertanyaan, apakah ada di antara kalian yang mau menjadi imam? Coba tunjuk jari demikian imam itu melontarkan pertanyaan.

Mujizat Tanda Hadirnya Kerajaan Allah




Ada  judul lagu yang berjudul mujizat itu nyata Reff nya demikian “di saat ku tak berdaya kuasaMu yang sempurna ketika kupercaya mujizat itu nyata”. Kalau kita simak baik-baik lagu rohani tersebut tentu akan membangkitkan kembali semangat hidup kita, bila dinyanyikan dengan berulang-ulang kali dan dihayati secara iman. Kalau begitu apakah mujizat masih terjadi di zaman modern ini?

Tuhan Sumber Pengharapan Ketika Kelesuan Batin Datang





Suatu hari ada seorang bocah miskin sedang menjajakan dagangannya dari pintu ke pintu rumah demi berjuang untuk menghidupi biaya sekolahnya, ia merasa lapar dan haus, namun sayang ia hanya memiliki sedikit uang. 

Bunda Maria, Bunda Penuh Rahmat




Satu minggu yang lalu, pada saat mengawas UTS, Ujian Tengah Semester, dalam soal itu, tertulis, menurut kalender Gereja Katolik, biasanya perayaan Bunda Maria Diangkat ke Surga diperingati setiap tanggal berapa? Si anak ternyata mengalami kesulitan menjawab, apa sesungguhnya jawaban yang tepat.  Hal ini adalah pengetahuan iman, mengapa demikian sulit?

Buta Mata, Terang Perbuatan




Disebuah desa yang sejuk dan indah, ada sebuah perkebunan yang dihiasi dengan melati-melati indah. Ketika ada seroang gadis yang melintas di perkebunan tersebut tersentak langsung merasakan aroma melati menusuk hati seorang gadis itu, gadis berujar ”Kakek, perkebunan ini indah, serta wangi melati semerbak sekali”.

Mengampuni itu Indah dan Sejuk




Ada seorang gadis telah dirawat selama satu bulan karena mengidap anemia. Setelah satu bulan di rawat tidak membuahkah hasil. Dokter tersebut berulang kali  melakukan pemeriksaan ulang namun selalu saja gagal. Hal ini dokter tidak kehabisan akal lalu bertanya kepada pasien tersebut, pertanyaannya demikian ”Apakah ada sesuatu yang luar biasa terjadi dalam hidup anda sebelum anda berada disini?”

Doa yang Keluar dari Dalam Hati




Dalam suatu  pertemuan di lingkungan baik itu doa masa praspaskah, masa advent, atau bulan Kitab Suci ada umat yang diminta untuk memimpin doa, atau ada juga untuk mengungkapkan doa spontan, namun umat seringkali mengatakan tidak mampu berdoa dengan kata-kata yang indah dan sebagainya. Hal ini menjadi suatu pertanyaan reflektif, kita harus bagaimana dalam doa?

Salib Tanda Kasih Allah




Dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan orang yang memakai kalung yang  ada salibnya bentuknya macam-macam, ada salib Fransiskan, yang namanya salib Tau, ada juga salib Latin, dan salib Yerusalem.

Perjuangan untuk terus Mewartakan Injil




Setiap umat Kristiani setelah menerima sakramen Pembaptisan dipanggil dan diutus Allah untuk suatu  maksud tersendiri, yaitu mewartakan kerajaan Allah yang menyelamatkan dan membebaskan. Kita semua ikut serta  terlibat dalam karya pewartaan injil, karena Allah itu maha baik dan mahakuasa, Allah yang berkuasa atas segala sesuatu dalam hidup kita termasuk kematian. Kita yang telah mengimani dan mengakui Allah sebagai mahakuasa hendaknya hidup seturut injil, supaya kita memperoleh keselamatan dan sukacita.

Memperjuangkan Keadilan di tengah Himpitan Zaman




Berita tentang kasus seorang nenek bernama Asyani  yang didakwa mencuri tujuh kayu di Situbondo merupakan suatu memperjuangkan keadilan di tengah himpitan zaman, pada dasarnya setiap orang ingin diperlakukan secara adil menurut hukum yang berlaku. Namun sebaliknya, hal yang dialami oleh nenek Asyani justru diperlakukan ketidakadilan.  Ketidakadilan akan mampu membuat orang mengalami penderitaan, merasa disingkirkan dan merasa tidak ada lagi ada gunanya. Yesus juga mengalami ketidakadilan terhadap dirinya, ia tidak bersalah namun dijatuhi hukuman di salibkan, (Luk 23: 23-24) dan sementara pejahat yang bernama Barabas malah dibebaskan.

Menyikapi Penderitaan dengan Semangat Iman



Ketika kita sedang mengalami sakit, hal demikian baru disadari betapa pentingnya menjaga kondisi kesehatan, ternyata pepatah yang mengatakan demikian berlaku untuk kita semua bunyinya demikian ”Lebih baik mencegah daripada mengobati”. Bahkan kita bisa mampu mengamini dan mengimani bahwa selalu ada pesan yang terungkap “Selalu ada hikmah di balik penderitaan sakit”, betapa pentingnya kita bersandar kepada Tuhan.

Hadapi Kekecewaan Tanpa Kecewa



Sebuah iklan pernah mengatakan demikian ”Pakai hitam, siapa takut?” Kalau dalam  menghadapi kekecewaan dalam hidup beranikah kita mengatakan siapa takut? Atau mampukah kita bersyukur dalam keadaan kekecewaan?

Nilai Ketaatan Iman



Setiap komunitas atau perusahaan pastilah memiliki suatu peraturan  yang mesti ditaati dan dilakukan dengan sepenuh hati. Namun demikian itu ketaatan bukanlah suatu untuk membatasi kebebasan atas dirinya tetapi terlebih dari itu adalah demi membentuk kualitas karakter masa depan.

Memberi dengan Ikhlas Hati




Dalam pepatah jawa mengatakan “ jangan sekali-kali melupakan kebaikan orang lain kepada kita, dan selalu terus berbuat baiklah kepada semua orang”, karena  disitulah akan kita peroleh kemuliaan sejati dan keilahiaan hidup yang sebenarnya.

Belajar Rendah Hati dari Yesus




Setiap orang  pasti memiliki pengalaman yang tersendiri yang mampu diungkapkan  dalam perilaku hidupnya, ada pengalaman keberhasilan, ada pengalaman kegagalan. Pengalaman keberhasilan sering kali membuat manusia  melupakan Allah karena  asumsinya adalah keberhasilan itu diperoleh berkat kerja keras tanpa campur tangan Allah, namun sesungguhnya keberhasilan itu tidak terlepas dari campur tangan Allah sendiri.

Mengenal Yesus Lebih Dalam



Sejauh masih dapat digali dari Perjanjian Baru, khususnya ketiga Injil sinoptik yang memanfaatkan tradisi lebih tua, umat Kristen Yahudi semula melihat Yesus, yang tadinya mati tersalib, sebagai Anak Manusia yang tidak lama lagi sebagai Juru Selamat dan Hakim akan tampak untuk menyelesaikan apa yang selagi hidup di dunia sudah diwartakan dan dimulai, yaitu Kerajaan Allah.

Mengerti Saja Belum Cukup




Ada seorang ahli taurat bertanya kepada Yesus mengenai hukum yang paling utama. Yesus memberikan jawaban yang tepat sehingga ahli taurat itu menangkap dan mengerti apa yang menjadi jawaban Yesus. Bahkan ahli taurat itu juga menguraikan pengertiannya.

Pendidikan Agama untuk Mendewasakan



Menempatkan agama sebagai sebuah sistem kepercayaan pada dasarnya menentukan pijakan hidup seorang manusia pada sebuah keyakinan akan kebutuhan fitrawi manusia itu sendiri atas kepercayaan yang dianutnya. Unsur ajaran dan tata nilai menjadi sebuah bangunan postulat yang termaktub dalam esensi ajaran dari sebuah agama.